Malang, http://gajayanatvnews.com – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba permainan tradisional dan orado dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang yang digelar di halaman depan Balai Kota Malang pada Senin (11/5/2026).
Beragam permainan tradisional khas Nusantara turut dipertandingkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari olahraga tradisional, permainan bekel, dakon, hingga orado yang kembali diperkenalkan kepada masyarakat, terutama kalangan generasi muda.
Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya melestarikan permainan tradisional yang dinilai memiliki nilai edukasi, sportivitas, kebersamaan, serta mampu membentuk karakter anak. Di tengah perkembangan teknologi dan maraknya permainan digital saat ini, keberadaan permainan tradisional dinilai perlu terus dikenalkan agar tetap menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata, Baihaqi berharap generasi muda dapat lebih mengenal dan mencintai budaya permainan tradisional sebagai warisan budaya yang memiliki nilai sosial dan pendidikan bagi kehidupan sehari-hari.
“Kegiatan ini bukan sekedar perlombaan seremonial, melainkan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Malang dalam menjaga dan melestarikan kekayaan budaya daerah yang mulai tergerus perkembangan zaman,” ungkapnya.
Salah satu pemenang lomba dakon, Marta Aritika mengaku bahaia dapat mengikuti lomba permainan tradisional tersebut dan berhasil meraih juara pertama. “Prestasi itu menjadi bentuk apresiasi terhadap diri sendiri, karena mampu bersaing dengan banyaknya peserta yang turut berpartisipasi dalam perlombaan,” ucapnya.
Permainan tradisional menjadi salah satu warisan budaya yang memiliki filosofi kuat dalam membangun interaksi sosial masyarakat. Permainan seperti dakon dan bekel mengajarkan ketelitian, strategi, dan kesabaran. Olahraga tradisional mengandung nilai kekompakan dan kebersamaan yang penting dalam kehidupan sosial. (jel)












