Malang, http://gajayanatvnews.com – Sebanyak 70 balita dan 20 anak finalis fashion show memeriahkan peringatan Hari Anak Nasional yang digelar Rumah Sakit Hermina Tangkubanprau di Malang City Point, Sabtu (1/8/2026). Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kreativitas anak, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi para orang tua mengenai pentingnya pencegahan stunting serta pemantauan tumbuh kembang anak sejak dini.
Acara tersebut dihadiri Wali Kota Malang Wahyu Hidayat. Dalam sambutannya, Wahyu menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan program Dasa Bakti Unggulan Ngalam Tahes yang berfokus pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat, termasuk memastikan anak-anak Kota Malang tumbuh sehat dan terbebas dari stunting.
Menurutnya, keterlibatan rumah sakit dalam memberikan edukasi kepada masyarakat merupakan langkah strategis untuk membangun budaya hidup sehat sejak dini.
“Kegiatan ini selaras dengan program Dasa Bakti Unggulan Ngalam Tahes yang bertujuan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Melalui edukasi dan pendampingan yang berkelanjutan, kami berharap anak-anak Kota Malang dapat tumbuh sehat, unggul, dan bebas stunting,” ujar Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat.
Sementara itu, Direktur RS Hermina Tangkubanprau, Agnes Widayu Estiningsih, menjelaskan bahwa rumah sakit memiliki peran yang lebih luas daripada sekadar memberikan pelayanan saat anak sakit. Menurutnya, edukasi kepada orang tua dan pemantauan tumbuh kembang anak menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan stunting.
“Lomba Balita Sehat bertujuan memantau status gizi, kesehatan, serta perkembangan motorik anak. Selain itu, kegiatan ini menjadi media edukasi bagi orang tua agar semakin memahami pentingnya pencegahan stunting,” kata Agnes.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Kota Malang melalui Ngalam Tahes dalam mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

“Rumah sakit tidak hanya hadir ketika anak sakit, tetapi juga memiliki tanggung jawab memberikan edukasi kepada orang tua dan melakukan pemantauan tumbuh kembang anak sejak dini. Ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk mencegah stunting,” tutur Agnes Widayu Estiningsih.
Agnes juga menyebut kegiatan serupa selalu mendapat dukungan pemerintah hingga tingkat kecamatan. Menurutnya, berbagai upaya yang dilakukan Kota Malang di bidang kesehatan turut mendapat apresiasi, termasuk saat menerima kunjungan Wakil Menteri Kesehatan.
Salah satu orang tua pemenang Lomba Balita Sehat, Zafreya yang berusia 30 bulan, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut karena anaknya mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh, mulai dari kondisi gigi, status gizi hingga tumbuh kembang.
“Senang sekali karena anak kami diperiksa secara menyeluruh. Jadi kami sebagai orang tua bisa mengetahui kondisi kesehatan dan tumbuh kembang anak dengan lebih lengkap,” ujar orang tua Zafreya.
Selain Lomba Balita Sehat, peringatan Hari Anak Nasional juga dimeriahkan dengan fashion show anak. Kegiatan ini bertujuan melatih keberanian dan rasa percaya diri anak untuk tampil di depan umum sekaligus mengembangkan karakter sejak usia dini.
Salah satu pemenang fashion show, Viona, mengaku senang bisa mengikuti perlombaan tersebut. Menurutnya, proses persiapan mulai dari memilih kostum hingga menampilkan berbagai profesi menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus melatih kepercayaan diri.
“Saya senang bisa ikut fashion show ini. Persiapannya seru dan membuat saya lebih percaya diri tampil di depan banyak orang,” ungkap Viona.
Tingginya antusiasme peserta menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak serta penguatan peran keluarga dalam mendukung terwujudnya generasi emas Kota Malang yang sehat, cerdas, dan bebas stunting. (jel)






