Barikan Anak Nusantara Ke-5, Semai Toleransi dan Nasionalisme Sejak Dini

DAERAH272 Views

Malang, http://gajayanatvnews.com – Semangat toleransi dan nasionalisme kembali digaungkan melalui kegiatan Barikan Anak Nusantara (BAN) ke-5 yang digelar Forum Komunikasi Antar Umat Beragama Malang Raya (FKAUB) di Alun-Alun Kota Malang, Minggu (16/8/2026).

Mengusung tema “Menyemai Toleransi, Menumbuhkan Jiwa Nasionalisme Sejak Dini”, kegiatan ini menjadi ruang bagi anak-anak dan masyarakat untuk mengenal sekaligus menghargai keberagaman agama dan kepercayaan yang hidup di Indonesia.

Kegiatan tersebut turut mendapat dukungan Pemerintah Kota Malang. Wali Kota Malang Wahyu Hidayat dan Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita hadir langsung dalam kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tersebut.

Selain doa lintas agama dan kepercayaan untuk keselamatan bangsa, kegiatan juga dimeriahkan dengan berbagai pentas seni serta parade lagu nasional. Keberagaman simbol agama dan kepercayaan yang ditampilkan menjadi pesan bahwa perbedaan dapat menjadi kekuatan dalam menjaga persatuan bangsa.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, momentum Barikan Anak Nusantara menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan, merawat, sekaligus melestarikan tradisi yang menjadi bagian dari identitas Kota Malang.

“Ini adalah momentum untuk memperkenalkan, merawat, dan melestarikan tradisi yang hanya ada di Kota Malang. Tentunya ini harus kita jaga bersama, terutama dengan melibatkan anak-anak sejak usia dini,” ujar Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat.

Suasana semarak parade anak-anak mengenakan pakaian adat dan membawa bendera Merah Putih dalam kegiatan Barikan Anak Nusantara ke-5 di Alun-Alun Kota Malang. Foto: Gajayanatv/Angel

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita menilai kehadiran anak-anak yang didampingi orang tua membuat kegiatan tersebut semakin bermakna. Menurutnya, kegiatan ini penting untuk menanamkan nilai-nilai budaya, melestarikan keberagaman, sekaligus memperkuat persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kehadiran anak-anak bersama orang tuanya membuat kegiatan ini semakin bermakna. Dari sini kita bisa menanamkan nilai budaya, menjaga keberagaman, dan memperkuat semangat persatuan dalam bingkai NKRI sejak dini,” ucap Amithya.

Sekretaris Jenderal FKAUB Malang Raya David Tobing mengatakan, Barikan Anak Nusantara menjadi bagian dari upaya menumbuhkan rasa nasionalisme pada anak-anak sejak usia dini. Dengan mempertemukan anak-anak dari berbagai latar belakang agama, kegiatan tersebut diharapkan menjadi wujud nyata semangat kebhinekaan di Indonesia.

“Tujuan kegiatan ini adalah menumbuhkan rasa nasionalisme pada anak-anak sejak dini. Ketika anak-anak dari berbagai lintas agama kita himpun bersama, ini menjadi wujud nyata bagaimana semangat kebhinekaan bisa kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Penyelenggaraan Barikan Anak Nusantara di ruang publik Alun-Alun Kota Malang juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyaksikan langsung berbagai pertunjukan seni dan parade lagu nasional dalam suasana kebersamaan.

Melalui kegiatan tersebut, nilai persaudaraan, toleransi, kebersamaan, dan cinta tanah air diharapkan dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan generasi muda. Barikan Anak Nusantara sekaligus menjadi pengingat bahwa keberagaman bukanlah penghalang, melainkan kekuatan dalam menjaga persatuan Indonesia. (jel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *