Malang, http://gajayanatvnews.com — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang menggelar Pelatihan Dasar Fotografi dan Videografi Batch 1 yang berlangsung di Mini Block Office pada Kamis, 17 September 2026. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya nyata dalam memperkuat kompetensi masyarakat sekaligus membuka peluang baru di sektor ekonomi kreatif (ekraf).
Pelatihan yang diikuti sebanyak 180 peserta dari berbagai latar belakang—mulai dari Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), penyandang disabilitas, hingga masyarakat umum—ini dilaksanakan dengan menggandeng Pewarta Foto Indonesia (PFI) Kota Malang sebagai mitra pelatihan. Selama kegiatan, para peserta dibekali pemahaman mendasar mengenai teknik fotografi dan videografi, termasuk strategi menghasilkan karya visual yang mampu menyampaikan pesan atau cerita secara efektif.
Kepala Diskominfo Kota Malang, M. Nur Widianto, menjelaskan bahwa pelaksanaan pelatihan ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam merealisasikan aspirasi warga yang telah diserap melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD.
“Pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir),” ujar M. Nur Widianto.

Lebih lanjut, Widianto menekankan bahwa program ini dirancang tidak sekadar untuk menambah pengetahuan teknis visual semata, melainkan juga untuk mendorong kemandirian ekonomi para peserta melalui potensi lokal.
“Pelatihan tidak hanya ditujukan untuk menambah pengetahuan dan kemampuan teknis peserta. Lebih dari itu, peserta diharapkan mampu mengenali potensi di sekitarnya, mengolahnya menjadi karya visual, serta mengembangkan karya tersebut menjadi sebuah peluang,” terang Widianto.
Melalui bekal keterampilan yang diperoleh dari pelatihan ini, para peserta diharapkan dapat melahirkan karya-karya visual bernilai jual yang memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan. Selain itu, peningkatan kemampuan ini juga diproyeksikan dapat membantu promosi produk-produk UMKM lokal serta memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Kota Malang. (jel)






