Malang, http://gajayantvnews.com – Pemerintah Kota Malang menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD Kota Malang dalam rapat paripurna yang digelar di ruang sidang DPRD, pada Rabu (24/6/2026). Dalam penyampaiannya, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa kinerja keuangan daerah sepanjang tahun 2025 menunjukkan capaian positif. Salah satu indikator yang menjadi sorotan adalah realisasi pendapatan daerah yang berhasil melampaui target yang telah ditetapkan.
Total pendapatan daerah pada tahun anggaran 2025 ditargetkan sebesar Rp2,513 triliun, sementara realisasi yang dicapai mencapai Rp2,542 triliun. Dari capaian tersebut, Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi salah satu penyumbang utama dengan realisasi mencapai 105,40 persen atau sebesar Rp1,107 triliun dari target Rp1,050 triliun. Sementara itu, pendapatan transfer terealisasi sebesar 98,09 persen dari target Rp1,462 triliun.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menilai capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh perangkat daerah dalam mengoptimalkan potensi penerimaan daerah. “Capaian ini bukan sekadar angka, tetapi menjadi modal penting agar pembangunan daerah dan pelayanan kepada masyarakat dapat terus berjalan lebih baik,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan pendapatan yang melampaui target diharapkan dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi pemerintah daerah dalam menghadirkan program yang berdampak langsung bagi warga Kota Malang.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menyampaikan bahwa DPRD akan melakukan pendalaman terhadap laporan tersebut melalui pembahasan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar). “Tahapan pembahasan ini penting untuk memastikan seluruh capaian dan penggunaan anggaran berjalan sesuai ketentuan serta dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” jelasnya.
DPRD juga akan melanjutkan pembahasan bersama komisi-komisi terkait untuk memastikan setiap program dan penggunaan anggaran memiliki dasar yang jelas, transparan, dan efektif bagi kebutuhan masyarakat. Di balik deretan angka dan laporan keuangan tersebut, pemerintah dan DPRD menegaskan bahwa tujuan akhirnya tetap sama yakni memastikan anggaran daerah benar-benar kembali menjadi layanan, pembangunan, dan manfaat nyata yang dirasakan warga Kota Malang.(jel)






