DPRD Kota Malang Dalami SILPA APBD 2025 Sebesar Rp303 Miliar, Bahas Bersama OPD di Tingkat Komisi

DAERAH5 Views

Malang, http://gajayanatvnews.com – DPRD Kota Malang akan mendalami Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) APBD Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp303 miliar melalui pembahasan di tingkat komisi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penyebab tidak terserapnya anggaran serta mengevaluasi apakah terdapat program yang tidak terlaksana.

Hal itu mengemuka dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Malang dengan agenda penyampaian jawaban Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, atas pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, Senin (13/7/2026).

Ketua DPRD Kota Malang, Amithya, mengatakan besarnya SILPA menjadi perhatian seluruh fraksi. Oleh karena itu, pembahasan lanjutan akan dilakukan di masing-masing komisi dengan menghadirkan organisasi perangkat daerah (OPD) serta Bagian Hukum agar setiap catatan dan pertanyaan DPRD dapat dijelaskan secara rinci.

Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah memberikan jawaban secara lengkap terhadap pandangan umum fraksi dalam rapat paripurna. “Sejumlah pertanyaan yang masih muncul lebih membutuhkan penjelasan teknis dan pendalaman pada pembahasan berikutnya,” ujarnya.

Suasana Ruang Rapat DPRD dalam pembahasan atas pandangan umum fraksi terkait pertanggungjawaban APBD 2025. Foto: Gajayanatv/Angel

Terkait pemanfaatan SILPA melalui APBD Perubahan (APBD-P), Amithya menjelaskan sebagian anggaran akan dialokasikan kembali untuk memenuhi kebutuhan sektor kesehatan, termasuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). DPRD juga akan mengevaluasi perkembangan pelaksanaan program selama dua triwulan terakhir sebelum menentukan skala prioritas penggunaan anggaran.

DPRD menegaskan fokus utama dalam pembahasan APBD Perubahan adalah memastikan pelayanan dasar dan belanja wajib tetap terpenuhi, terutama pada sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial. Dengan pendalaman di tingkat komisi, diharapkan penggunaan SILPA dapat lebih tepat sasaran serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (jel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *