Tolak Trans Jatim Koridor 2, Ratusan Sopir Angkot Malang Raya Gelar Aksi Demo di Kantor Dishub

DAERAH6 Views

Malang, http://gajayanatvnews.com – Ratusan sopir angkutan kota (angkot) yang tergabung dalam Aliansi Sopir Angkutan Malang Raya (Front ASAM) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang pada Senin (28/9/2026). Aksi penolakan terhadap rencana operasional Trans Jatim Koridor 2 ini sempat berdampak pada terganggunya operasional di Terminal Arjosari.

Dalam aksi tersebut, para sopir menyuarakan tuntutan agar pemerintah tidak mengabaikan keberadaan angkot yang selama ini menjadi sumber penghidupan utama mereka. Mereka mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap Trans Jatim Koridor 1, transparansi dalam pengembangan transportasi publik, serta pelibatan aktif para sopir dan pemilik angkot dalam setiap pengambilan kebijakan transportasi ke depan.

Ketua Front ASAM, Budi Andrianto, menyatakan bahwa aksi protes ini dipicu oleh polemik operasional Koridor 1 Trans Jatim yang dinilai sangat minim edukasi dan sosialisasi kepada para pelaku angkutan lokal.

“Aksi ini dipicu oleh polemik Koridor 1 Trans Jatim yang minim edukasi dan sosialisasi. Dari total 15 jalur angkot, sebanyak 75 persen perwakilan jalur serta 494 sopir angkot se-Malang Raya mengaku tidak pernah dilibatkan dalam perumusan program transportasi massal tersebut,” ujar Ketua Front ASAM, Budi Andrianto.

Perwakilan aliansi sopir angkot Malang Raya melakukan audensi dan diskusi langsung bersama pihak Dinas Perhubungan dan kepolisian di ruang rapat Kantor Dishub Kota Malang untuk menyampaikan aspirasi serta tuntutan mereka. Foto: Gajayanatv/Angel

Menanggapi gelombang protes para sopir angkot, Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menegaskan bahwa pemerintah menerima seluruh aspirasi yang disampaikan dan berkomitmen menyelesaikan permasalahan ini sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

“Seluruh proses penyelesaian masalah harus berjalan sesuai ketentuan dan prosedur tata kelola pemerintahan yang berlaku,” tegas Kadishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra.

Aksi penyampaian pendapat tersebut akhirnya berlangsung tertib dan kondusif. Perwakilan sopir angkot diterima secara langsung untuk melakukan audiensi dan diskusi di ruang rapat Kantor Dishub Kota Malang, di mana hasil dari pertemuan tersebut berjanji akan segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait. (jel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *