Malang, http://gajayanatvnews.com – Kegiatan Safari Ramadhan 2026 di Kota Malang resmi ditutup dengan acara silaturahmi dan halal bihalal lintas agama yang digelar pada Sabtu (18/4/2026) di sekretariat Lembaga Dakwah Islam Indonesia, DPD Kota Malang, Aula Roudlotul Jannah. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kebersamaan serta membangun harmoni di tengah keberagaman masyarakat malang raya.
Acara tersebut dihadiri lebih dari 30 tokoh agama serta aktivis lintas agama dan kepercayaan. Kehadiran para tokoh dari berbagai latar belakang ini menunjukkan komitmen bersama dalam merawat toleransi dan mempererat hubungan sosial antarumat beragama di Kota Malang dan sekitarnya.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir pengurus komisi hak keuskupan malang yang dipimpin langsung oleh Romo Suwaji. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa senang dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan silaturahmi ini. Menurutnya, forum seperti ini sangat penting untuk mempererat hubungan antar komunitas, sekaligus membuka ruang dialog yang lebih intens dan konstruktif.
Romo Suwaji juga menilai bahwa kegiatan ini mampu mendekatkan hubungan antara komunitas lintas agama dengan LDII, khususnya di Kota Malang. Ia berharap komunikasi yang telah terjalin dapat terus dijaga dan ditingkatkan demi terciptanya kehidupan bermasyarakat yang rukun dan harmonis.
Sementara itu, PDT. David Tobing menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda terakhir dari rangkaian Safari Ramadhan 2026. Ia mengungkapkan bahwa tingkat partisipasi tokoh agama dan masyarakat pada tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurutnya, peningkatan tersebut menjadi indikator semakin tingginya antusiasme keluarga besar FKAUB Malang dalam merajut persaudaraan sejati di tengah keberagaman. Hal ini juga mencerminkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga persatuan dan kedamaian di lingkungan masyarakat.
Melalui kegiatan silaturahmi ini, seluruh peserta berharap kebersamaan yang telah terbangun dapat terus dipelihara dan diperkuat. Sinergi antarumat beragama diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam menciptakan suasana yang damai, sejuk, dan penuh toleransi di bumi arema.
Kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya membangun dialog lintas agama yang inklusif dan memperkokoh nilai-nilai kebhinekaan dalam kehidupan bermasyarakat.(*)






