Kolaborasi “Ngalam Tahes” Digenjot, Pemkot Malang Targetkan Penurunan Kematian Ibu, Bayi, dan Stunting

DAERAH74 Views

Malang, http://gajayanatvnews.com – Dinas Kesehatan Kota Malang meluncurkan gerakan bersama untuk menekan angka kematian ibu, angka kematian bayi, serta prevalensi stunting. Kegiatan ini digelar di Hotel Atria pada Selasa (5/5/2026), sebagai bagian dari upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung program kesehatan bertajuk “Ngalam Tahes”. Program ini difokuskan pada penurunan angka kematian ibu melahirkan, bayi, serta pengendalian kasus stunting di wilayah Kota Malang.

Berdasarkan data terbaru, angka stunting di Kota Malang masih berada di kisaran 8 persen. Untuk itu, diperlukan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari edukasi terkait pencegahan pernikahan dini bersama Kementerian Agama, pendampingan sosial oleh Dinas Sosial, hingga dukungan dari aparat kepolisian.

Selain itu, peran aktif masyarakat dan tanggung jawab tenaga kesehatan di tingkat puskesmas, kelurahan, hingga kecamatan menjadi faktor penting. Upaya deteksi dini terhadap ibu hamil juga terus ditingkatkan agar mereka dapat segera memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan yang optimal.

Pemerintah Kota Malang sendiri telah menyiapkan fasilitas kesehatan yang memadai, termasuk kehadiran dokter spesialis anak dan kandungan di setiap puskesmas. Dalam pelaksanaannya, masing-masing puskesmas akan didampingi oleh dua dokter spesialis, serta diperkuat dengan dukungan dari rumah sakit umum daerah sebagai fasilitas rujukan.

Wakil Wali Kota, Ali Muthohirin, menegaskan bahwa Pemerintah juga melibatkan Kader Posyandu dan mengoptimalkan pendataan di Tingkat kelurahan hingga RT dan RW agar tidak ada kasus kehamilan yang tidak terdeteksi. “Pemangku wilayah tidak boleh lengah, terutama dalam menemukan kasus kehamilan yang tidak dilaporkan,” tegasnya.

Pemantauan akan dilakukan secara lebih masif, dengan melibatkan seluruh lurah dan camat yang telah menandatangani komtimen Bersama. Pemerintah juga akan melakukan evaluasi untuk menentukan wilayah prioritas berdasarkan data yang telah dikantongi. Meski target zero stunting sebesar 3 hingga 5 persen setiap tahun.(wg1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *