Malang, http://gajayanatvnews.com – Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKAUB) Malang Raya menggelar silaturahmi perdana yang berlangsung di kediaman mantan Wali Kota Malang, Sutiaji, di Perumahan Permata Jingga Kota Malang pada Senin (6/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat persaudaraan serta memperkuat harmoni antar umat beragama di Kota Malang.
Dalam pertemuan tersebut, Sutiaji turut hadir dan mengikuti jalannya diskusi, termasuk mendengarkan pemaparan terkait Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) terbaru FKAUB. Pembaruan struktur organisasi ini juga menghadirkan 6 Tokoh Agama dan 1 Tokoh Penghayat Kepercayaan.
Penetapan anggota kehormatan menjadi salah satu poin penting dalam kegiatan ini, mengingat peran strategis mereka sebagai representasi pengalaman, profesi, dan kontribusi di masa lalu. Langkah ini diharapkan dapat memberikan penghargaan sekaligus pengakuan terhadap tokoh-tokoh yang telah berperan dalam menjaga keharmonisan sosial dan kehidupan beragama.
Melalui kegiatan silaturahmi ini, FKAUB Malang Raya kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kerukunan antar umat beragama. Selain itu, forum ini juga menjadi wadah untuk meninjau serta memperbarui struktur organisasi, termasuk penyempurnaan AD/ART, guna memperkuat landasan hukum dan administrasi dalam menjalankan program serta kegiatan ke depan.
Sekretaris Jenderal FKAUB Malang, David Tobing, menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi ini dihadiri oleh perwakilan enam agama yang ada di Kota Malang. Ia menjelaskan, pertemuan tersebut menjadi wadah untuk mempererat komunikasi serta memperkuat komitmen bersama dalam menjaga moderasi beragama di tengah keberagaman masyarakat. “Melalui dialog yang terbuka dan penuh kebersamaan, FKAUB berharap nilai-nilai toleransi, saling menghormati, dan kerukunan antarumat beragama dapat terus terjaga dan semakin diperkuat di Kota Malang.” ucapnya.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, FKAUB Malang Raya menegaskan komitmennya untuk memperkuat persaudaraan, menjaga kerukunan, dan menjadi contoh bagi kegiatan serupa di daerah lain.(wg1)







