Malang, http://gajayantvnews.com — Festival Mbois 11 Malang tak hanya menyuguhkan konser dan berbagai pertunjukan hiburan, tetapi juga menghadirkan ruang apresiasi bagi karya seni visual melalui Media Art Exhibition & Experience.
Digelar pada 21 hingga 23 Agustus 2026 di Lapangan Gajayana Malang, pameran ini menghadirkan lebih dari 25 karya lukis dari para seniman. Beragam karya tersebut menawarkan karakter dan cerita yang berbeda, mulai dari representasi keberhasilan, kehidupan sehari-hari, hingga aktivitas masyarakat.
Di tengah kemeriahan Festival Mbois 11, area pameran lukisan memberikan atmosfer yang lebih tenang bagi pengunjung. Masyarakat dapat menikmati karya visual sekaligus memahami makna dan pesan yang ingin disampaikan para seniman melalui setiap lukisan.
Harga karya yang dipamerkan juga cukup beragam, mulai dari sekitar Rp2,5 juta hingga Rp25 juta. Hal ini menunjukkan bahwa pameran tidak hanya menjadi ruang untuk menikmati seni, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengenal dan mengapresiasi karya seniman lokal secara lebih dekat.
Salah satu pelukis yang turut memamerkan karyanya adalah Asfali. Ia menjelaskan salah satu lukisan yang menampilkan sembilan ikan koi di dalam kolam dengan hiasan bunga teratai. Karya tersebut membawa pesan mengenai keberhasilan yang dapat terus bertahan dan berkembang.
“Sembilan ikan koi ini menggambarkan keberhasilan. Harapannya, keberhasilan yang sudah dicapai tidak berhenti di satu titik, tetapi bisa terus bertahan, berkembang, dan memberikan makna yang lebih luas.”

Selain itu, Asfali juga menghadirkan lukisan bertema panen padi yang menggambarkan aktivitas para petani. Karya tersebut menampilkan proses tradisional dalam memisahkan bulir padi sebagai gambaran kehidupan masyarakat dan upaya mempertahankan tradisi di tengah perkembangan zaman.
Kehadiran Media Art Exhibition & Experience menjadi bukti bahwa Festival Mbois 11 tidak hanya berorientasi pada hiburan. Festival ini juga menjadi wadah apresiasi sekaligus promosi bagi karya para seniman lokal.
Tak hanya seni rupa, Festival Mbois 11 turut memberikan panggung bagi berbagai pelaku seni lainnya. Penari, penyanyi, musisi, hingga komunitas kreatif mendapat kesempatan untuk menampilkan karya dan kemampuan mereka di hadapan publik.
Melalui keberagaman kegiatan tersebut, Festival Mbois 11 menjadi ruang bersama untuk merayakan seni, kreativitas, sekaligus potensi masyarakat Malang. (jel)












