Malang, http://gajayanatvnews.com — Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian budaya lokal. Sebagai bentuk nyata, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memberikan apresiasi khusus kepada 13 sanggar seni yang masih aktif melestarikan kesenian Wayang Topeng Malang.
Penyerahan apresiasi kepada para pelaku seni tersebut dilangsungkan dalam acara khusus di Taman Krida Budaya Jawa Timur, pada Kamis (20/8/2026). Pemberian penghargaan ini ditujukan kepada para seniman yang dinilai konsisten dalam menjaga keberlangsungan kesenian tradisional di tengah arus modernisasi.
Dalam momen tersebut, perhatian khusus juga diberikan kepada Sanggar Seni Tari Topeng Setyotomo yang berlokasi di Desa Pulungdowo, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Sanggar yang dikelola oleh seniman Budi Utomo ini menerima bantuan berupa satu set gamelan yang diserahkan langsung oleh Gubernur Khofifah.
Bantuan ini menjadi angin segar bagi Sanggar Setyotomo. Setelah berjuang mempertahankan kesenian wayang topeng selama puluhan tahun, Budi Utomo mengaku sangat bersyukur atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Pemprov Jatim.
“Alhamdulillah, setelah berjuang puluhan tahun, akhirnya kami mendapat perhatian dari Pemprov Jatim. Dengan adanya bantuan satu set gamelan dari Ibu Gubernur ini, kami tidak lagi harus mengandalkan peralatan yang seadanya untuk berlatih dan pentas,” ungkap Budi Utomo dengan penuh rasa syukur.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jawa Timur, Evy Afianasari, menjelaskan bahwa pemilihan Sanggar Setyotomo sebagai penerima bantuan gamelan telah melalui proses seleksi yang ketat.
“Sanggar Setyotomo sebelumnya telah lulus kurasi untuk berhak mendapatkan bantuan gamelan ini. Bantuan tersebut sekaligus menjadi bentuk penghargaan dari Gubernur Khofifah terhadap konsistensi luar biasa yang ditunjukkan oleh Bapak Budi Utomo dalam menjaga eksistensi Wayang Topeng Malang,” jelas Evy.
Langkah pemberian apresiasi dan sarana prasarana ini sejalan dengan program Pemprov Jatim yang telah berjalan sejak tahun 2024. Pemprov terus berupaya menghidupkan kembali kejayaan pertunjukan Topeng Malang dengan menyediakan ruang, fasilitas, serta panggung bagi para seniman untuk berkreasi, beraktivitas, dan menampilkan karya-karya terbaik mereka di hadapan masyarakat luas. (jel)






