Malang, http://gajayanatvnews.com – Bulan Ramadan yang biasanya menjadi momen meningkatnya penjualan bagi para pedagang camilan di pasar, tahun ini justru terasa berbeda. Sejumlah pedagang camilan di Pasar Besar Malang mengeluhkan sepinya pembeli pada awal Ramadan hari Jumat (6/3/2026). Kondisi ini diduga dipengaruhi oleh perubahan kebiasaan masyarakat yang kini lebih banyak berbelanja secara online karena dinilai lebih praktis dan cepat.
Aktivitas jual beli camilan di area pasar terlihat belum begitu ramai. Beberapa kios yang menjual aneka camilan tampak masih menunggu kedatangan pembeli meskipun Ramadan telah memasuki beberapa hari pertama.
Di pasar tersebut tersedia puluhan jenis camilan dengan beragam rasa dan bahan yang berbeda. Mulai dari camilan gurih hingga manis yang biasanya banyak dicari untuk hidangan berbuka puasa maupun untuk persiapan menjelang Hari Raya Idulfitri. Untuk harga, camilan dijual dengan kisaran mulai dari Rp25 ribu, Rp30 ribu, Rp35 ribu hingga Rp90 ribu per kilogram, tergantung jenis serta bahan yang digunakan.
Namun, pada bulan Ramadan tahun ini beberapa jenis camilan mengalami kenaikan harga. Di antaranya camilan kakap dan raga yang sebelumnya dijual sekitar Rp70 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp90 ribu per kilogram. Kenaikan harga juga terjadi pada camilan sus cokelat yang turut mengalami penyesuaian harga.
Para pedagang menyebutkan kenaikan harga tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya harga bahan baku serta biaya produksi. Meski demikian, mereka berharap jumlah pembeli akan mulai meningkat pada pertengahan hingga akhir Ramadan, seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat serta mulai cairnya Tunjangan Hari Raya (THR).
Zainuri, salah satu pedagang cemilan mengungkapkan bahwa pendapatan pedagang menurun akibat sepinya pembeli. “Jika sebelumnya dalam satu hari pedagang bisa mendapatkan omzet hingga Rp5.000.000, kini pendapatan hanya berkisar Rp1.000.000 bahkan terkadang hanya Rp500.000 per hari.” ungkapnya.
Pada bulan ramadan, masyarakat biasanya mulai menyiapkan berbagai sajian untuk menyambut Hari Raya Idulfitri termasuk beragam cemilan yang akan dihidangkan kepada keluarga maupun tamu. Namun kondisi pasar pada tahun ini terlihat lebih lengang dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.(wg1)






