Malang, http://gajayanatvnews.com – Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) selalu menjadi momen yang dinanti. Jalanan ramai, stasiun dan terminal dipenuhi penumpang, sementara sebagian warga memilih berkendara sendiri untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Namun di balik euforia liburan, keselamatan tetap menjadi hal utama yang tak boleh diabaikan.
Berdasarkan data nasional Polri yang kami himpun, jutaan masyarakat Indonesia melakukan perjalanan selama periode Nataru, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Kepadatan arus lalu lintas dan meningkatnya mobilitas menjadi tantangan tersendiri, termasuk bagi warga Kota Malang yang dikenal sebagai kota tujuan wisata dan pendidikan.
Kepolisian mengingatkan bahwa sebagian besar kecelakaan lalu lintas justru terjadi karena hal-hal yang sering dianggap sepele seperti kelelahan, kurang fokus, dan memaksakan diri tetap berkendara. Karena itu, waga diimbau untuk mengatur waktu perjalanan dengan bijak dan tidak tergesa-gesa mengejar momen liburan.
“Keselamatan jauh lebih penting daripada cepat sampai. Berhenti sejenak saat lelah bisa menyelamatkan nyawa,” demikian imbauan Polri dalam pengamanan nasional Nataru. Hal ini disampaikan di kanal resmi dari https://korlantas.polri.go.id/.
Bagi warga Malang yang menggunakan kendaraan pribadi, pemeriksaan sederhana sebelum berangkat menjadi langkah awal yang penting. Mulai dari kondisi rem, ban, lampu kendaraan, hingga kelengkapan surat-surat. Tak kalah penting, pengendara juga diingatkan untuk tidak menggunakan ponsel saat berkendara dan selalu mematuhi rambu lalu lintas.
Dikutip dari Antaranews, pada Minggu (28/12/2025), Mega Perwira Donowati, Kepala Terminal Tipe A Arjosari Kota Malang menyatakan bahwa di Kota Malang sendiri, arus keluar masuk penumpang di stasiun dan terminal diprediksi meningkat, terutama menuju wilayah wisata di Jawa Timur. Masyarakat diimbau untuk datang lebih awal, mengikuti arahan petugas, serta menjaga barang bawaan agar perjalanan tetap aman dan nyaman.
“Prediksi jumlah penumpang di Terminal Arjosari bisa mencapai sekitar 8.000 orang saat libur Tahun Baru 2026, meningkat dibanding musim libur tahun lalu,” ungkapnya.
Libur akhir tahun 2026 akan menjadi moment yang penting bagi keluarga. Dengan saling menghargai di jalan dan tidak memaksakan diri, liburan Nataru diharapkan menjadi momen yang hangat, aman, dan penuh makna bagi seluruh warga Kota Malang.(gis)










