Malang, http://gajayanatvnews.com – Dalam rangka menjawab tantangan era digital di mana riset sosial semakin dipengaruhi oleh data digital dari berbagai platform, Program Hilirisasi Inovasi Big Data menyelenggarakan kegiatan Training of Trainers (ToT) Metode Riset Sosial Berbasis Big Data. Kegiatan intensif ini dilangsungkan selama dua hari pada tanggal 18–19 September 2026 bertempat di Hotel Aria Gajayana, Malang.
Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kapasitas peserta dalam riset sosial digital secara konseptual dan praktis, guna membuka peluang analisis yang lebih luas, cepat, dan mendalam. Mengusung tema besar “Dari Data untuk Masyarakat yang Lebih Baik”, kegiatan ini berfokus pada peningkatan kapasitas riset melalui pendekatan big data, teknik analisis, visualisasi, hingga penyusunan laporan riset yang aplikatif.
Acara pada hari pertama, dibuka secara resmi dengan sambutan dari Dekan FISIBPOL UPN “Veteran” Jawa Timur, diikuti oleh sesi pemaparan materi mendalam dari para pakar terkemuka yakni Prof. Anang Sujoko, M.Si., D.Comm selaku Akademisi/Peneliti/Praktisi Komunikasi Digital dengan memaparkan materi bertajuk “Peluang dan Tantangan Riset Big Data di Era Digital”. Prof. Dr. Catur Suratnoaji, M.Si selaku Akademisi/Peneliti/Pengembang Ilmu Sosial membawakan sesi “Teknik Unduh, Olah, dan Visualisasi Riset Big Data dengan Aplikasi Cakrawala 2.0” dan Dr. Yuli Candrasari, M.Si. selakunAkademisi/Peneliti/Konsultan Komunikasi,memberikan pelatihan mengenai “Teknik Pelaporan Riset Big Data”. Dengan moderator: Dewi Utari, S.E., C.NLP., selaku direktur Gedong Ijen Education Creative Center.
Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 20 orang peserta pilihan yang merepresentasikan kolaborasi kuat dari berbagai perguruan tinggi dan instansi terkemuka, yaitu:
1. UPN “Veteran” Jawa Timur
2. DWP FPIK Universitas Brawijaya
3. Politeknik Negeri Malang (Polinema)
4. Universitas Kanjuruhan
5. Universitas Merdeka Malang (Unmer)
6. UNTAG Surabaya
Kehadiran peserta dari berbagai latar belakang institusi ini diharapkan mampu membangun jejaring riset yang solid serta memperluas wawasan pengembangan riset sosial berbasis data di lingkungan akademik masing-masing.

Di tengah transformasi digital yang masif, peneliti dan akademisi dituntut untuk memahami metode, teknik, serta etika dalam mengelola data digital. Melalui ToT ini, para peserta mendapatkan berbagai poin penting, di antaranya pemahaman mendalam mengenai peluang dan tantangan riset big data, keterampilan dasar untuk mengunduh, mengolah, dan memvisualisasikan data menggunakan aplikasi Cakrawala 2.0, kemampuan menyusun laporan riset big data yang sistematis dan aplikatif, serta wawasan baru dalam pengembangan riset sosial berbasis data di era digital. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang didapat untuk menciptakan kolaborasi, inovasi, serta dampak nyata bagi masyarakat di masa depan. Selain sesi akademik, kegiatan hari pertama juga diperkaya dengan agenda city tour & eksplorasi wisata ke Jalan Kawi Kayu Tangan Heritage serta malam kekraban (dinner & entertainment) di Cafe Bunker Gedung Ijen, Malang.
Melalui penyelenggaraan Training of Trainer (ToT) ini, para peserta diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan kapasitas individu, tetapi juga dapat bertindak sebagai agen perubahan (trainers) yang menularkan ilmu dan keterampilan riset berbasis big data di instansi dan wilayah masing-masing. Ke depan, program hilirisasi ini di harapkan mampu melahirkan inovasi-inovasi riset sosial yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, memperkuat kolaborasi antarkampus di Jawa Timur, serta menghasilkan karya nyata yang berkontribusi langsung bagi pemecahan masalah di tengah masyarakat.(*)











