Kota Malang Mulai Hitung Mundur 30 Hari Menuju Festival Mbois 11 Bertajuk “Malang Menyala”

DAERAH, NASIONAL70 Views

Malang, http://gajayanatvnews.com – Pemerintah Kota Malang resmi memulai hitung mundur 30 hari menuju penyelenggaraan Festival Mbois 11 bertajuk “Malang Menyala”, yang akan digelar pada 21–23 Agustus 2026 di Stadion Gajayana. Informasi tersebut disampaikan dalam kegiatan taklimat media yang berlangsung di Malang Creative Center (MCC), Selasa (21/7/2026).

Festival Mbois 11 menjadi salah satu agenda ekonomi kreatif terbesar di Kota Malang sekaligus ruang kolaborasi bagi pelaku industri kreatif, komunitas, akademisi, pelaku usaha, hingga masyarakat. Sejumlah tokoh nasional dijadwalkan hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha Djumaryo, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, serta Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya.

Mengusung filosofi kunang-kunang yang memancarkan cahaya ketika bergerak bersama, Festival Mbois 11 mengedepankan semangat kolaborasi dan gotong royong. Festival ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah membangun jejaring dan membuka peluang kolaborasi baru bagi seluruh ekosistem ekonomi kreatif.

Ketua Pelaksana Festival Mbois 11 Tahun 2026, Gedeon Soerjo Ardi Noegraha, mengatakan penyelenggaraan tahun ini memiliki makna yang lebih istimewa karena bertepatan dengan sejumlah momentum penting.

“Festival Mbois 11 tahun ini membawa semangat kolaborasi yang lebih kuat. Selain itu, penyelenggaraannya juga menandai tiga momentum penting, yakni 100 tahun Stadion Gajayana, satu tahun Kota Malang menyandang predikat UNESCO Creative City of Media Arts, serta peringatan Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Gedeon.

Ketua Pelaksana Festival Mbois 11 Tahun 2026, Gedeon Soerjo Ardi Noegraha, menyampaikan paparan dalam Taklimat Media Festival Mbois 11 “Malang Menyala”. Foto: Gajayanatv/Angel

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Baihaqi, menegaskan Festival Mbois menjadi bukti komitmen Pemerintah Kota Malang dalam mendukung tumbuhnya ekosistem ekonomi kreatif.

“Festival Mbois 11 merupakan bentuk konsistensi Pemerintah Kota Malang dalam memelihara dan mendorong tumbuhnya proses kreatif masyarakat. Stadion Gajayana tidak hanya menjadi sarana olahraga, tetapi juga ruang pengembangan seni dan budaya yang tumbuh dari memori kolektif masyarakat,” kata Baihaqi.

Selama tiga hari pelaksanaan, Stadion Gajayana akan bertransformasi menjadi ruang kolaborasi yang menghadirkan berbagai sektor kreatif, mulai dari seni, budaya, musik, olahraga, teknologi, media arts, UMKM, komunitas, hingga berbagai inovasi kreatif dalam satu ekosistem yang saling terhubung. Festival ini diharapkan semakin memperkuat posisi Kota Malang sebagai kota kreatif yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi dan kolaborasi. (jel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *