Imlek Penuh Makna, Umat Tionghoa Padati Kelenteng untuk Beribadah

DAERAH164 Views

Batu, http://gajayanatvnews.com – Momentum perayaan Imlek dimanfaatkan umat Tionghoa untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan melalui doa bersama di kelenteng pada Senin (17/2/2026). Tradisi sembahyang menjadi bagian utama dalam rangkaian perayaan tahun baru Imlek, sebagai wujud rasa syukur atas berkah di tahun yang telah dilalui sekaligus memanjatkan harapan untuk kehidupan yang lebih baik di tahun yang baru.

Tak hanya menjadi ritual keagamaan, momen ini juga menjadi waktu untuk mempererat kebersamaan. Suasana khidmat begitu terasa di dalam kelenteng dengan aroma dupa yang khas memenuhi ruangan berpadu dengan cahaya lilin di altar.

Selain itu, dalam rangkaian perayaan Imlek juga dikenal dengan adanya hari-hari khusus yang diperingati setelah Tahun Baru, masing-masing dengan makna dan tradisi tersendiri bagi umat Tionghoa. Salah satunya adalah perayaan pada hari ketujuh. Meski diwarnai berbagai tradisi dan perayaan, ibadah tetap menjadi inti dan pusat dari seluruh rangkaian Imlek. Melalui doa dan ritual sembahyang, umat diajak untuk merefleksikan diri, mengungkap rasa syukur, serta memperkuat nilai spiritual dalam menjalani kehidupan.

Salah seorang pengunjung, Jessie mengatakan bahwa ia merasa senang dapat merayakan Imlek tahun ini dengan penuh kekhuyuskan. “Ibadah di kelenteng menjadi momen paling penting dalam rangkaian perayaan, karena di sana umat menyampaikan rasa syukur dan harapan untuk satu tahun kedepan.” ujar Jessie.

Ibadah di Kelenteng menjadi inti dari perayaan Imlek, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya rasa syukur atas berkah yang telah diterima sepanjang tahun. Momen ini juga dimaknai sebagai waktu untuk mempererat kebersamaan, baik dalam keluarga maupun komunitas. Serta dapat menumbuhkan harapan baru dalam menyambut perjalanan hidup di tahun yang akan datang.(wg2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *