Malang, http://gajayanatvnews.com – Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus Nasional (FSLDKN) menggelar pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) ke-22 yang dihadiri peserta dari berbagai daerah di Indonesia pada Kamis (7/5/2026) di Aula Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya (UB), Kota Malang. Kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi nasional sekaligus momentum pergantian kepengurusan FSLDKN periode selanjutnya.
Selain sebagai forum organisasi, kegiatan tersebut juga bertujuan memperkuat pemahaman keagamaan dan mempererat solidaritas antar mahasiswa muslim dari berbagai perguruan tinggi. Dalam forum tersebut ditegaskan bahwa peran Lembaga Dakwah Kampus (LDK) sangat penting dalam mengembangkan syiar Islam di lingkungan akademik. Dakwah di kalangan mahasiswa dinilai perlu dilakukan dengan memahami kondisi, kebutuhan, serta tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini.
Melalui Munas ke-22 ini, FSLDKN diharapkan mampu merumuskan strategi dakwah yang lebih adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman. Berbagai pendekatan dakwah seperti kajian keislaman, diskusi intelektual, hingga program pembinaan rohani dinilai perlu terus disesuaikan dengan karakter dan kondisi psikologis mahasiswa masa kini.
Ketua FSLDKN Universitas Brawijaya, Fadil menyampaikan salah satu isu yang menjadi perhatian serius adalah meningkatnya kasus gangguan kesehatan mental di kalangan generasi muda termasuk stres, keputusasaan, dan penarikan diri dari lingkungan sosial. “Dalam kondisi tersebut, Lembaga dakwah kampus dinilai memiliki peran strategis sebagai ruang bimbingan moral dan spiritual,” ujarnya.
Kegiatan musyawarah nasional ini tidak hanya menjadi forum diskusi organisasi, melainkan juga diharapkan menjadi titik kebangkitan FSLDKN yang lebih kuat. Dakwah bukan segalanya namun dari dakwah segalanya dapat tumbuh dan berkembang. (jel)












