Malang, http://gajayanatvnews.com – Komitmen merawat persaudaraan sejati lintas agama dan kepercayaan terus dijaga oleh Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKAUB) Malang Raya. Salah satu wujud nyatanya adalah melalui kegiatan anjangsana lintas iman yang rutin dilakukan pada setiap perayaan hari besar keagamaan.
Bertepatan dengan Hari Raya Natal 2025, FKAUB Malang Raya menggelar anjangsana ke kediaman salah satu pengurus FKAUB, keluarga Bapak Siswanto, yang beragama Kristen Protestan, berlokasi di Jl. Karya Timur Gang Wonosari Blok E No. 5, Kota Malang, pada 29 Desember 2025.
Kegiatan ini dihadiri lebih dari 30 orang yang terdiri dari unsur pembina, penasihat, presidium, serta pengurus FKAUB Malang Raya. Hadir pula perwakilan lintas agama dan kepercayaan, mulai dari Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, hingga Penghayat Kepercayaan. Selain itu, organisasi sayap FKAUB seperti Gerakan LISA, Srikandi FKAUB, dan Forum Bhinneka Muda Malang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Acara anjangsana dibuka oleh Sekretaris Jenderal FKAUB Malang Raya, Pdt. David Tobing, yang menegaskan bahwa ruang perjumpaan lintas iman sangat penting untuk menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk.
“Anjangsana ini merupakan cara sederhana namun bermakna untuk merawat persaudaraan sejati lintas agama dan kepercayaan. Dalam perbedaan, kita justru belajar saling memahami dan menguatkan,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Romo Eko berharap kegiatan anjangsana lintas iman ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di tahun-tahun mendatang, sekaligus menjadi inspirasi bagi daerah maupun lembaga lain di Indonesia.
“Kebersamaan dalam perbedaan seperti ini adalah kekuatan kita. Semoga kegiatan anjangsana FKAUB dapat menginspirasi daerah lain, sehingga moderasi beragama terus tumbuh dan terawat, baik di Bumi Arema maupun di Bumi Nusantara,” tuturnya.
Suasana kehangatan semakin terasa saat penyampaian ucapan selamat Natal yang disampaikan secara bergantian oleh Dr. M. Mahpur dari Presidium Islam, Dra. Ida Ayu Manik dari Pengurus FKAUB, serta Mariska Siregar, S.Psi dari Srikandi FKAUB. Momen tersebut menjadi simbol kuat toleransi dan saling menghormati antarumat beragama di Malang Raya.
Perwakilan Presidium Islam, Dr. M. Mahpur, menyampaikan bahwa kehadiran lintas agama dalam perayaan keagamaan merupakan bentuk nyata praktik moderasi beragama yang hidup di tengah masyarakat.
“Memberi ucapan selamat dan hadir dalam sukacita saudara kita adalah wujud toleransi yang tulus. Inilah moderasi beragama yang tidak hanya dibicarakan, tetapi benar-benar dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban, canda, dan sukacita, mencerminkan persaudaraan yang terbangun tanpa sekat perbedaan keyakinan. Melalui kegiatan anjangsana Natal ini, FKAUB Malang Raya kembali menegaskan perannya sebagai ruang dialog, persaudaraan, dan kolaborasi lintas iman dalam menjaga kerukunan dan harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat.(*)










