Gelar Aksi Lanjutan ke DPRD, Pemkot Malang Janji Fasilitasi Pertemuan Sopir Angkot dan Dishub Jatim Pekan Ini

DAERAH11 Views

Malang, http://gajayanatvnews.com – Gelombang protes ratusan sopir angkutan kota (angkot) di Kota Malang terkait operasional Bus Trans Jatim terus berlanjut. Setelah menyuarakan aspirasi di depan Kantor Dinas Perhubungan (Dishub), massa sopir angkot bergerak menuju gedung DPRD Kota Malang pada Senin (28/9/2026).

Para sopir menilai kehadiran moda transportasi modern tersebut belum memberikan dampak positif bagi kesejahteraan mereka. Sebaliknya, operasional Trans Jatim dianggap memangkas pendapatan dan mengancam mata pencaharian harian para pengemudi angkot lokal.

Menanggapi tuntutan tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menegaskan tidak akan tinggal diam. Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Malang, Dandung Djulharjanto, menyatakan bahwa pihak Pemkot akan menindaklanjuti seluruh aspirasi yang disampaikan oleh komunitas sopir angkot.

Pernyataan tersebut disampaikan Dandung usai menghadiri audiensi bersama perwakilan sopir angkot, jajaran Pemkot Malang, dan pimpinan DPRD Kota Malang. Menurutnya, penyelesaian polemik ini memerlukan keterlibatan langsung pihak pemerintah provinsi, mengingat operasional Trans Jatim berada di bawah wewenang Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur.

“Penyelesaian persoalan ini memerlukan keterlibatan instansi di tingkat provinsi, pasal nya operasional Trans Jatim berada di bawah kewenangan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur,” ujar Pj Sekda Kota Malang, Dandung Djulharjanto, Senin (28/9/2026).

Deretan armada angkutan kota terparkir di sepanjang depan Gedung DPRD Kota Malang saat para sopir memindahkan lokasi aksi protes terkait pengoperasian Bus Trans Jatim di wilayah Malang Raya. Foto: Gajayanatv/Angel

Guna menyelaraskan pemahaman dan mencari titik terang, Pemkot Malang berencana memfasilitasi pertemuan lintas instansi untuk membahas kembali poin-poin kesepakatan yang dikeluhkan para sopir.

“Pemkot Malang saat ini tengah mengupayakan koordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur serta perwakilan sopir angkot. Pertemuan lintas instansi tersebut dijadwalkan dapat direalisasikan pada pekan ini, sehingga para sopir angkot mendapatkan kepastian terkait keluhan dan aspirasi yang telah mereka sampaikan,” tambah Dandung.

Dengan dibukanya ruang dialog lintas instansi ini, diharapkan konflik operasional antara angkutan umum konvensional dan Trans Jatim di wilayah Malang Raya segera mendapatkan solusi terbaik yang saling menguntungkan. (jel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *