Malang, http://gajayanatvnews.com – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya (FKH UB) mengambil langkah antisipatif untuk memastikan kesehatan dan kelayakan hewan kurban. Pada Senin (25/5/2026), FKH UB menerjunkan sebanyak 960 mahasiswa bersama 41 dosen pendamping untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan hewan kurban di berbagai daerah.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari tugas dan fungsi Fakultas Kedokteran Hewan dalam bidang kesehatan hewan. Para mahasiswa dan dosen diterjunkan guna memeriksa kondisi hewan kurban agar masyarakat terhindar dari risiko penyakit menular.
Selain memastikan kesehatan ternak, pengawasan juga dilakukan untuk menjaga kualitas hewan kurban sekaligus memperhatikan aspek kesejahteraan hewan sebelum disalurkan kepada masyarakat.
Rektor Universitas Brawijaya, Widodo menilai keterlibatan mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya (FKH UB) dalam pemeriksaan kesehatan hewan kurban merupakan bentuk pembelajaran langsung di tengah masyarakat. “Universitas Brawijaya ingin turut mengambil peran agar pelaksanaan kurban tahun ini berlangsung lebih baik, aman, dan nyaman bagi masyarakat,” ujarnya.
Dekan FKH UB, Dyah Ayu Oktavianie menjelaskan bahwa tahun ini FKH UB menerjunkan lebih dari 900 mahasiswa dari jenjang sarjana maupun profesi dokter hewan untuk membantu pemeriksaan kesehatan hewan kurban. “Tahun 2026 ini jumlah tersebut sedikit lebih banyak dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” ungkapnya.
Ketua pengabdian masyarakat pemeriksaan hewan kurban FKH UB 2026, Yulinar Risky Karaman menjelaskan mengenai teknis di lapangan. “Para petugas mengemban mandat untuk melakukan dua lapis pemeriksaan krusial, yaitu Antortem (sebelum penyembelihan) dan Post-Mortem (setelah penyembelihan),” jelasnya.
Jumlah mahasiswa setiap tahun sektar 90 orang, terdiri dari mahasiswa sarjana dan profesi dokter hewan. Jumlah petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban relatif stabil setiap tahunnya, namun tahun ini ada tambahan dosen baru yang ikut memperkuat tim pemeriksa dari FKH UB. (jel)






