Malang, http://gajayanatvnews.com – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pemerintah Kota Malang memastikan ketersediaan bahan pokok, khususnya beras, dalam kondisi aman dan mencukupi. Kepastian ini didapat setelah Wali Kota Malang Wahyu Hidayat bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Malang melakukan pemantauan langsung ke Perum Bulog pada Selasa, 17 Desember 2025.
Dari hasil pengecekan di gudang Bulog Malang, stok beras dinyatakan sangat cukup dan diprediksi aman hingga setidaknya Februari 2026. Ketersediaan tersebut mencakup beras komersial maupun beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang jumlahnya dinilai mampu memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Nataru.
Pemkot Malang juga menegaskan bahwa seluruh stok beras yang tersimpan merupakan beras dalam negeri hasil serapan petani lokal. Saat ini, tidak terdapat peredaran beras impor, baik di wilayah Kota Malang maupun daerah sekitarnya.
Beras yang tersedia merupakan beras medium Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang diolah dari gabah kering panen melalui kerja sama dengan penggilingan padi lokal. Dari sisi kualitas, beras tersebut telah memenuhi standar dengan kadar beras patah (broken) maksimal 25 persen dan kadar menir sekitar 2 persen.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa pengecekan ini dilakukan untuk memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras selama momentum akhir tahun. “Bulog sudah kami cek bersama. Ketersediaan beras sangat siap dan diprediksi aman hingga Februari, termasuk beras SPHP dan jenis beras lainnya,” ujarnya.
Ke depan, Pemkot Malang melalui TPID akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi guna menjaga ketersediaan serta stabilitas harga pangan. Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru.(wg1)






