Disdikbud Kota Malang Gelar Festival Anak Muslim, Ratusan Siswa Ikut Berpartisipasi

DAERAH190 Views

Malang, http://gajayanatvnews.com – Ratusan siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Malang mengikuti Festival Anak Muslim yang digelar di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang pada Kamis (12/3/2026). Kegiatan yang berlangsung dalam suasana bulan suci Ramadan ini menjadi salah satu upaya untuk menanamkan serta memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keagamaan kepada para pelajar.

Festival tersebut diikuti oleh siswa dari berbagai sekolah di Kota Malang. Tidak hanya menjadi ajang perlombaan, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana untuk mengukur sejauh mana penanaman nilai pendidikan, adab, serta pemahaman keagamaan telah tertanam dalam diri para siswa sejak usia dini.

Dalam pembukaan kegiatan, disampaikan pula kekhawatiran terhadap potensi memudarnya nilai-nilai tradisi dan etika di kalangan generasi muda. Perkembangan zaman yang semakin terbuka dinilai membuat anak-anak lebih mudah terpapar berbagai pengaruh global yang tidak selalu sejalan dengan nilai budaya maupun ajaran agama.

Melalui Festival Anak Muslim ini, diharapkan para siswa tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai moral, etika, serta ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menyampaikan bahwa perkembangan zaman semakin pesat sehingga perlu disikapi dengan penanaman karakter sejak dini. “Perlu diketahui anak-anak saat ini sangat mudah mengakses berbagai informasi dan budaya global yang tidak seluruhnya sesuai dengan nilai lokal.” ungkapnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Suwarjana menyampaikan harapan bahwa melalui penyelenggaraan lomba tersebut akan muncul satu atau lebih kreaticitas anak-anak yang selama ini telah diuji. “Dengan adanya penyelenggaraan lomba ini, diharapkan bisa memberikan prestasi yang membanggakan serta menjadi sumber motivasi bagi seluruh peserta untuk terus mengembangkan.” ujar Suwarjana.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengurangi kuatnya tradisi yang selama ini menjadi fondasi kehidupan masyarakat. Termasuk nilai-nilai budaya Jawa yang menjunjung tinggi sikap hormat kepada orang tua serta menghargai orang yang lebih tua.(wg1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *